Breaking News

Sabtu, 25 Januari 2014

Bicara Tentang Jodoh


“Aku siap menikah.”
“Dengan siapa?”
“Dengan jodohku.”
“Siapa?”
“Yang pasti lelaki”
“Kapan?”
“Masih Allah tentukan waktunya.”
“Bagaimana mungkin kamu menikah, sementara semuanya belum pasti.”
“Sudah pasti. Takdirnya sudah pasti. Hanya belum sampai pada waktunya.”
“Lalu, kapan waktu yang mampu mengantarkanmu ke pelaminan?”
“Tuhan akan mengabariku, jika sudah sampai.”
“Lalu untuk apa kamu mengatakan siap menikah sekarang? Sementara Tuhanpun belum mempersiapkan waktu yang pas untukmu.”
“Ketika panggilan itu datang, maka aku tak akan mengulur waktu. Karena aku sudah siap.”
“Hahaha. Lucu sekali.”
“Kau menertawaiku?”
“Tidak. Hanya saja, tidak percaya ada orang yang sekonyolmu berkata siap nikah tapi belum tahu pasangannya siapa?”
“Hahaha… akupun ingin tertawa untukmu. Kau sendiri, sudah hampir enam tahun pacaran. Hidup berdampingan dengan perempuan yang sudah jelas wujudnya. Tapi apa yang terjadi? belum menikah juga kan?”
“Karena aku belum siap.”
“Itu dia masalahnya. Mempunyai pasangan yang nyata di depan mata, tidak menjamin kesiapan kita untuk menikah.”
“….”
“…!!!”
“Karena aku belum yakin dengan pasanganku. Kami masih perlu pendekatan yang lebih.”
“Nah, kalau aku, sudah yakin dengan pasanganku, walau dia belum menyapaku saat ini.”
“Bagaimana mungkin?”
“Karena aku yakin. Tuhan tengah menjadikan ia baik sebelum menjadi imamku. Mungkin saja, saat ini, jodohku masih melakukan pencarian pada kebenaran. Hingga pada satu titik, ia tahu seperti apa itu benar. Dan, ia akan datang menjemputku. Membawaku ke pelaminan. Ke ikatan yang sah.”
“Jadi, jika saat ini, aku menyatakan bahwa aku jodohmu, apa yang akan kamu lakukan?”
“Menikah.”
“…????”

Sungguh, menikah adalah tujuan setiap orang yang belum mendapatkan pasangan. Waktunya kapan, kita tidak pernah tahu. Jika waktunya datang, jodoh kita tak mungkin tersesat pada pelukan orang lain. Karena tulang rusuk itu tak akan tertukar dari pemiliknya.


Tidak ada komentar:

Designed By